Tuesday, December 22, 2015

Hari Ini Pemerintah Umumkan Penurunan Harga BBM


 Rabu (23/12/2015) ini,  pemerintah rencananya akan mengumumkan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk Januari 2016. Harga Premium akan turun pada kisaran Rp 200-Rp 300 per liter. 

Adapun untuk harga solar menurut Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (migas) Kementerian ESDM I Gusti Nyoman Wiratmadja Puja , bisa turun lebih dari Rp 500 per liter. 

"Untuk pastinya, besok (Rabu 23/12/2015) akan diumumkan secara resmi, jadi tunggu saja info pasnya," kata Wiratmadja seperti dikutip Antara,  di Jakarta, Selasa (22/12/2015).

Ia mengatakan, pemerintah akan menerapkan kebijakan batas atas dan bawah untuk penurunan harga BMM.

"Banyak negara menerapkan hal tersebut, maksudnya ketika harga turun di bawah sekali, ada batasan yang harus menjadi patokan, begitu juga sebaliknya, itu bisa menjadi solusi yang baik," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said juga telah memastikan harga BBM sesuai dengan perhitungan data akan turun seperti harga minyak dunia pada bulan Januari 2016.

"Hampir dipastikan akan turun harga pada bulan Januari 2016. Namun, nominal pastinya belum bisa saya sebutkan," kata Sudirman.

Ia menjelaskan sesuai dengan aturan kebijakan penurunan harga per tiga bulan serta kuantitas mengikuti harga pasaran. Setelah kenaikan harga terakhir Oktober 2015, Januari 2016 tepat setelah tiga bulannya.

Menurut dia, hingga saat ini masih di-review mengenai penentuan harganya. Sebelum akhir tahun, sudah diumumkan hasilnya nanti.

Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2015/12/23/050600726/Hari.Ini.Pemerintah.Umumkan.Penurunan.Harga.BBM?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Khlwp

Paket Tahun Baru Pulau Harapan

Thursday, October 8, 2015

Ini Menteri yang Kinerjanya Dianggap Paling Memuaskan

Ini Menteri yang Kinerjanya Dianggap Paling Memuaskan
Jakarta - Lembaga Survei Indo Barometer menggelar sigi kepuasan publik atas kinerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Selain kinerja Presiden dan Wakil Presiden, survei juga dilakukan untuk mengukur tingkat kepuasan publik atas kerja para menteri.

Hasil sigi Indo Barometer yang dipaparkan hari ini menunjukkan sejumlah menteri dianggap memiliki kinerja paling memuaskan. Tingkat kepuasan publik pada menteri tertinggi masih di Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dengan 71,9 persen.

Di urutan berikutnya ada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan (54,2%), Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (47,8%), Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin (44,4%), Menteri Kesehatan Nila F Moeloek (37,8%) dan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Rizal Ramli (37,3%).

Adapun tingkat kepuasan publik terendah pada Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution (15%) dan Menteri Perdagangan Thomas Lembong (15,9%).

Secara umum tingkat kepuasan publik terhadap kinerja para menteri sebesar 37,1 persen dan yang tidak puas 46,7 persen. "Jika dibandingkan survei 6 bulan sebelumnya, tingkat kepuasan publik terhadap kerja para menteri semakin turun dari 46,8 persen ke 37,1 persen, atau penurunan sebesar 9,7 persen," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari saat memaparkan hasil survei lembaganya di Hotel Century Park, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2015).

Survei Indo Barometer tersebut dilakukan pada 14-22 September 2015 di 34 provinsi dengan jumlah responden 1.200 orang menggunakan metode multistage random sampling dengan margin error 3 persen.

Sumber : http://news.detik.com/berita/3039802/ini-menteri-yang-kinerjanya-dianggap-paling-memuaskan

Baca Juga :
  • Undangan Tas
  • Pulau Tidung
  • Pulau Harapan
  • Undangan Tas
  • Pulau pari
  • Kue Lapis
  • Arem-arem
  • Soto Kudus
  • Bubur Ayam
  • Bubur Ayam Kuah Soto
  • Coto makassar
  • Daging Sapi Panggang Pedas
  • Gado-Gado
  • Gudeg Ceker
  • Karedok
  • Wednesday, May 21, 2014

    Bisnis Wisata di Kepulauan Seribu Semakin Menjanjikan

    Potensi ekonomi di Pulau Seribu cukup menjanjikan, khususnya di bidang wisata. Pasalnya, dalam satu bulan rata-rata peredaran uang yang ada di wilayah tersebut mencapai antara Rp 2 hingga Rp 3 miliar.

    Menurut Bupati Kepulauan Seribu Asep Syarifudin dua tahun terakhir ini potensi perekonomian di Pulau Seribu meningkat luar biasa. Indikasi ini bisa dilihat dengan tingginya wisatawan setiap akhir pekan.

    “Rata-rata perputaran uang setiap pulau wisata dan hunia mencapai Rp 400 sampak 500 juta perbulanya. Kalau dikalikan lima pulau saja jadi perbulanya sampai Rp 2 miliar uang yang berputar. Ini tentu sangat menjanjikan terutama disektor pariwisata,” kata Asep Syarifunddin.

    Di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu kata Asep, ada lima pulau berpenghuni yang memiliki potensi wisata. Yaitu Pulau Untungjawa, Pulau Pari dan Pulau Tidung yang terletak di wilayah Kepulauan Seribu Selatan. Sementara untuk di wilayah Kepulauan Seribu Utara terdapat Pulau Harapan dan Pulau Pramuka.

    Perputaran uang yang mencapai antara Rp 2 hingga 3 miliar ini belum termasuk pulau-pulau resort yang tersebar di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu. Ia pun berjanji akan membangun dan memajukan wilayah Kepulauan Seribu agar lebih dikenal dan menjadi primadona bagi pencinta traveling khusunya mereka yang menyukai keindahan alam bahari.

    Bupati juga mengakui meski jumlah wisatawan terus meningkat namun, alat tranportasi belum memadahi. Bahkan pihaknya juga sudah beberapa kali mengusulkan agar ditambah alat tranportasi kapal.

    “Kami berharap tahun ini ada tambahan kapal untuk melayani wisatawan maupun warga. Mengingat saat ini banyak wisatawan yang akan datang berkunjung ke Pulau Seribu kesulitan mendapatkan alat tranportasi,”tandas Asep.

    http://poskotanews.com/2014/05/19/bisnis-wisata-di-kepulauan-seribu-semakin-menjanjikan/

    Saturday, April 26, 2014

    3 Pulau Ini Juga Berpotensi Jadi 'Maladewa' Indonesia

    Jakarta. Selain 3 gugusan pulau yaitu Pulau Anambas (Kepulauan Riau), Pulau Pari (Utara DKI Jakarta) dan Pulau Raja Ampat (Papua) yang akan dijadikan pulau wisata bahari sekelas 'Maladewa' di Indonesia. Selain itu, ada usulan 3 pulau lainnya berpotensi menjadi bagian
    dari konsep 'Maladewa'
    Maladewa di Samudera Hindia, menjadi tujuan utama wisata bahari dunia karena sukses
    mengembangkan sektor kelautan. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bidang perikanan dan kelautan berharap 3 pulau lain bisa dikembangkan pemerintah menjadi pulau 'Maladewa'
    Indonesia "Ada 3 gugusan pulau lainnya yang tidak kalah cantik. Di Kendari (Sulawesi Tenggara) ada

    Wakatobi, Labuhan Bajo (Nusa Tenggara Timur), dan Banda (Laut Sulawesi)," sebut Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perikanan dan Kelautan Yugi Prayanto saat berdiskusi dengan media di Gedung Menara Kadin, Kuningan Jakarta, Senin (7/04/2014).

    Sama dengan 3 pulau sebelumnya, ia meminta pemerintah untuk membangun infrastruktur dasar di 3 pulau tersebut. Kemudian pemerintah bisa memasarkan agar para pelaku usaha khususnya pengusaha nasional tertarik menggarap proyek tersebut. "Disiapkan dulu infrastruktur dasar seperti listrik, transportasi agar menarik minat investor datang. Kemudian pemerintah lakukan marketing dan sosialisasi," imbuhnya.

    Cara-cara sederhana seperti ini yang dilakukan oleh negara Maladewa. Negara Maladewa sangat mudah mendapatkan investor karena segala infrastruktur sudah disiapkan negaranya.
    "Terbukti Maladewa menjadi ikon turis. Infrastruktrur dasar mereka sudah ada. Investor senang kalau sudah begitu," katanya.

    Yugi menambahkan pengusaha nasional siap mendukung rencana pemerintah ini. Bahkan pengusaha nasional juga siap berinvestasi membangun banyak cottage dan fasilitas lain asalkan menguntungkan.

    "Kita pengusaha harus lihat ada untung dan rugi. Kalau sudah kelihatan menguntungkan itu
    kita mau taruh uang berapa, cost berapa, marginnya berapa. Tetapi bila tidak menguntungkan
    kita nggak mau lah investasi," katanya.(dtf)