Wednesday, May 21, 2014

Bisnis Wisata di Kepulauan Seribu Semakin Menjanjikan

Potensi ekonomi di Pulau Seribu cukup menjanjikan, khususnya di bidang wisata. Pasalnya, dalam satu bulan rata-rata peredaran uang yang ada di wilayah tersebut mencapai antara Rp 2 hingga Rp 3 miliar.

Menurut Bupati Kepulauan Seribu Asep Syarifudin dua tahun terakhir ini potensi perekonomian di Pulau Seribu meningkat luar biasa. Indikasi ini bisa dilihat dengan tingginya wisatawan setiap akhir pekan.

“Rata-rata perputaran uang setiap pulau wisata dan hunia mencapai Rp 400 sampak 500 juta perbulanya. Kalau dikalikan lima pulau saja jadi perbulanya sampai Rp 2 miliar uang yang berputar. Ini tentu sangat menjanjikan terutama disektor pariwisata,” kata Asep Syarifunddin.

Di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu kata Asep, ada lima pulau berpenghuni yang memiliki potensi wisata. Yaitu Pulau Untungjawa, Pulau Pari dan Pulau Tidung yang terletak di wilayah Kepulauan Seribu Selatan. Sementara untuk di wilayah Kepulauan Seribu Utara terdapat Pulau Harapan dan Pulau Pramuka.

Perputaran uang yang mencapai antara Rp 2 hingga 3 miliar ini belum termasuk pulau-pulau resort yang tersebar di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu. Ia pun berjanji akan membangun dan memajukan wilayah Kepulauan Seribu agar lebih dikenal dan menjadi primadona bagi pencinta traveling khusunya mereka yang menyukai keindahan alam bahari.

Bupati juga mengakui meski jumlah wisatawan terus meningkat namun, alat tranportasi belum memadahi. Bahkan pihaknya juga sudah beberapa kali mengusulkan agar ditambah alat tranportasi kapal.

“Kami berharap tahun ini ada tambahan kapal untuk melayani wisatawan maupun warga. Mengingat saat ini banyak wisatawan yang akan datang berkunjung ke Pulau Seribu kesulitan mendapatkan alat tranportasi,”tandas Asep.

http://poskotanews.com/2014/05/19/bisnis-wisata-di-kepulauan-seribu-semakin-menjanjikan/

Saturday, April 26, 2014

3 Pulau Ini Juga Berpotensi Jadi 'Maladewa' Indonesia

Jakarta. Selain 3 gugusan pulau yaitu Pulau Anambas (Kepulauan Riau), Pulau Pari (Utara DKI Jakarta) dan Pulau Raja Ampat (Papua) yang akan dijadikan pulau wisata bahari sekelas 'Maladewa' di Indonesia. Selain itu, ada usulan 3 pulau lainnya berpotensi menjadi bagian
dari konsep 'Maladewa'
Maladewa di Samudera Hindia, menjadi tujuan utama wisata bahari dunia karena sukses
mengembangkan sektor kelautan. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bidang perikanan dan kelautan berharap 3 pulau lain bisa dikembangkan pemerintah menjadi pulau 'Maladewa'
Indonesia "Ada 3 gugusan pulau lainnya yang tidak kalah cantik. Di Kendari (Sulawesi Tenggara) ada

Wakatobi, Labuhan Bajo (Nusa Tenggara Timur), dan Banda (Laut Sulawesi)," sebut Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perikanan dan Kelautan Yugi Prayanto saat berdiskusi dengan media di Gedung Menara Kadin, Kuningan Jakarta, Senin (7/04/2014).

Sama dengan 3 pulau sebelumnya, ia meminta pemerintah untuk membangun infrastruktur dasar di 3 pulau tersebut. Kemudian pemerintah bisa memasarkan agar para pelaku usaha khususnya pengusaha nasional tertarik menggarap proyek tersebut. "Disiapkan dulu infrastruktur dasar seperti listrik, transportasi agar menarik minat investor datang. Kemudian pemerintah lakukan marketing dan sosialisasi," imbuhnya.

Cara-cara sederhana seperti ini yang dilakukan oleh negara Maladewa. Negara Maladewa sangat mudah mendapatkan investor karena segala infrastruktur sudah disiapkan negaranya.
"Terbukti Maladewa menjadi ikon turis. Infrastruktrur dasar mereka sudah ada. Investor senang kalau sudah begitu," katanya.

Yugi menambahkan pengusaha nasional siap mendukung rencana pemerintah ini. Bahkan pengusaha nasional juga siap berinvestasi membangun banyak cottage dan fasilitas lain asalkan menguntungkan.

"Kita pengusaha harus lihat ada untung dan rugi. Kalau sudah kelihatan menguntungkan itu
kita mau taruh uang berapa, cost berapa, marginnya berapa. Tetapi bila tidak menguntungkan
kita nggak mau lah investasi," katanya.(dtf)